Sejarah, Visi dan Misi

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) didirikan sebagai amanat Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang ke 31 Pada Tahun 2004, di Donohudan, Solo, Jawa Tengah. Secara yuridis formal LAZISNU diakui oleh dunia perbankan dan dikukuhkan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama No. 65/2005. 

Kemudian pada tahun 2014 LAZISNU secara resmi menjadi Lembaga Badan Hukum sebagaimana SK. Menkumham No. AHU-04005.50.10.2014 tanggal 22 Juli 2014 yang berkedudukan di Jakarta. LAZISNU sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan shadaqoh perlu membentuk lazisnu-lazisnu tingkat Kabupaten bahkan sampai tingkatan Desa salah satunya LAZISNU Desa Banglarangan.

LAZISNU Desa Banglarangan dibentuk pada tanggal 04 Maret 2017 dirumah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Banglarangan, sahabat Giyarto, S.Pd yang awalnya diminta menjadi koordinator pembentukan LAZISNU Desa Banglarangan dan akhirnya didaulat menjadi Ketua. Harapannya LAZISNU Desa Banglarangan akan lebih dikenal oleh masyarakat khususnya Desa Banglarangan lebih-lebih warga Nahdiyin se-kecamatan. Sehingga dalam membuat program-program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan bantuan sosial kemanusiaan akan lebih mengena.

VISI :
Menjadi lembaga pengelola dana masyarakat (zakat, infaq, sedekah) yang dikelola secara amanah, transparan dan profesional untuk kemandirian umat

MISI :
  1. Mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat, infaq dan sedekah dengan rutin dan tetap.
  2. Mengumpulkan/menghimpun dan mendayagunakan dana Zakat, Infaq dan Sedekah secara profesional, transparan, tepat guna dan tepat sasaran.
  3. Menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat guna mengatasi problem kemiskinan, pengangguran dan minimnya akses pendidikan yang layak.

Motto
“Zakat untuk Kemandirian Umat”

Posting Komentar

 
Copyright © 2017 | NU CARE - LAZISNU BANGLARANGAN | Zakat Untuk Kemandirian Umat