Minggu, 18 April 2021

Etika Berbusana Bagi Seorang Pendidik

Etika Berbusana Bagi Seorang Pendidik

Salah satu usaha yang dilakukan agar anak didik betah berada dan belajar disekolah dan selalu tertarik terhadap setiap ucapan, serta sikap yang dilakukan seorang guru. Maka seorang guru hendaklah memiliki kepribadian yang kuat. Untuk ini pengetahuan tentang berbusana merupakan salah satu faktor yang juga ikut menentukan dalam prose belajar mengajar. Pengakuan terhadap wibawa guru tidak usah diminta, tetapi akan muncul dengan sendirinya dari anak didik, asal guru bisa menempatkan salah satu faktor penyebab kewibawaan guru yakni bagaimana guru berbusana yang baik. Guru diharapkan menyadari benar-benar, mengapa guru dituntut berbusana pantas sesuai dengan martabat dan perannya, tidak sembarngan menurut selera pribadi.

Baca Juga : Makna Logo NU Care - Lazisnu

KEGUNAAN BERBUSANA
Orang yang tidak mengerti fungsi busana, sering mengenakan busana yang tidak memperhatikan pantas atau tidak melanggar norma kesusilaan atau tidak, melanggar kode etik guru atau tiak, indah atau acak-acakan dsb.
Sehubungan dengan itu ada tiga fungsi atau kegunaan busana yang perlu difahami yakni :

1.   Untuk melindungi badan dari pengaruh luar, seperti : hawa dingin atau panas, sinar matahari, hujan, angin, benda tajam dan masih banyak lagi.
2.   Untuk memenuhi sarat peradaban dan kesusilaan. Peniruan cara berbusana serta jenisnya yang dikarenakan, disesuaikan norma susila yang berlaku dalam lingkungan masyarakat sesorang. Kita berbusana harus sesuai dengan kepribadian. Pribadi seorang guru lain dengan pribadi seorang pedagang, pegawai kantor ataupun pribadi artis.
3.   Untuk memenuhi rasa keindahan. Mengapa demikian ? Sebab busana dapat membuat penampilan diri lebih menarik. Busana dapat dibuat sedemikian rupa sehingga kekurangan-kekurangan pada bentuk badan seseorang dapat ditutupi. Seseorang dengan busana yang serasi dalam kombinasi warna, hiasan yang dipakai serta model yang sesuai akan menambah keindahan dan daya tarik.

PENGARUH BUSANA
Busana dapat mempengaruhi jasmani dan rokhani seseorang.
1.    Pengaruh terhadap jasmani, misalnya :
Pakaian yang tidak memenuhi syarat kesehatan seperti pakaian yang terlalu sempit akan menghambat peredaran darah dan akan mengubah bentuk badan serta menghambat pernafasan. Pakaian yang kotor dan jarang dicuci, akan berbau tidak enak dan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit kulit.

2.  Pengaruh terhadap rohani, misalnya :
Busana yang tidak enak dipakai akan memberi rasa tidak senang pada sipemakai. Akan merasa serba canggung. Timbul rasa rendah diri. Malu bergaul dsb. Orang yang berbusana rapi, harmonis,menarik perhatian orang dan biasanya mendapat penghormatan dan pelayanan yang baik. Hal ini dapat menimbulkan rasa senang, percaya diri sendiri, tidak ikut takut bergaul dengan siapapun juga.

JENIS-JENIS BUSANA
Jenis busana dapat dibedakan dalam dua golongan besar, yaitu :
Busana luar : Semua busana yang dapat dipakai diatas busana dalam dan dapat dipakai keluar rumah dan menerima tamu.

Jenis Busana Luar :

  1. Pakaian Kerja : Fungsinya untuk berkerja, jadi akan cepat kotor. Maka perlu dipilih bahan yang kuat, banyak menghisap air, tahan cuci dan seterika, tahan luntur, mudah pemeliharaannya. Model praktis, tidak mengganggu pekerjaan dan warna tidak menyolok.
  2. Pakaian bebepergian, termasuk di dalamnya :
  3. Pakaian Pesta : Memilih pakaian pesta harus disesuaikan dengan pestaya pesta resmi, setengah resmi, tidak resmi. Dalam pesta resmi sebaiknya wanita mengenakan kain kebaya, untuk pria mengenakan celana panjang, kemeja, jas dan dasi.
  4. Pakaian Rekreasi : Model pakaian sesuai dengan gerakan yang bebas dan warna meriah.
  5. Pakaian Upacara Kedukaan : dipakai suasana berkabung, warna putih, biru tua, kelabu.
  6. Pakaian olahraga : Dipakai dalam gerakan yang banyak, maka harus kuat, mudah dibersihkan, menghisap keringat. Modelnya praktis, tidak mengganngu, tidak menyolok.
  7. Pakaian adat : Tergantung dari kebiasan tiap daerah.


PRIBADI YANG MENARIK
Tiap manusia mempunyai cirri-ciri khasnya sendiri yang merupakan daya tarik bagi manusia lainnya. Kalau dilihat dari bentuk luarnya, bagi wanita wajah cantik dan bentuk-bentuk badan yang ideal merupakan daya tarik yang penting. Sedangkan bagi pria tubuh yang tegap, kuat, ganteng, ramah tamah, merupakan impian bagi wanita. Tetapi kenyataan menunjukkan bahwa daya tarik seseorang tidak hanya terletak pada bentuk luarnya, penampilan diri yang sebaik-baiknya dalam wujud : badan sehat, bersih, rapi, pakaian serasi, tingkah laku sopan, jujur, dapat menghargai orang lain merupakan daya tarik yang lebih menentukan. Setiap orang dapat berusaha untuk memiliki pribadi yang menarik.

Kepribadian seseorang dapat dilihat dari beberapa segi, diantaranya :
1.   Sikap Mental dan Fisik
2.   Cara Berbusana dan Merias Diri

Sikap Mental Fisik. Sikap Mental : Kepribadian seseorang terlihat pada sikap dan seluruh tingkah lakunya yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan dan masyarakat sekelilingnya. Untuk dapat diterima lingkungan hidupnya, seseorang harus menyesuaikan dirinya dengan tata cara yang berlaku dalam lingkungan tsb. Dalam usaha menyesuaikan diri ini ia dapat berhasil dengan baik, jika ia mememang sungguh-sungguh mau berusaha. Sebaliknya akan mengalami kegagalan kalau ia bersikap acuh tak acuh pada lingkungannya. Untuk menentukan sikap yang tepat, seseorang harus melatih diri dalam pergaulan. Kepribadianya akan menarik jika ia luwe, jujur, penuh tenggang jawab.

Beberapa cara melatih diri dalam pergaulan agar memiliki sikap mental yang tepat : yang utama adalah kesediaan untuk menghormati dan memahami pendapat orang lain. Tidak ragu-ragu mengakui kesalahan sendiri, tidak curang, membiasakan diri melihat hal-hal yang baik. Selanjutnya dapat disempurnakan dengan nada suara, tutur kata dan tegur sapa yang menarik. Orang yang berbicara keras dan membentak-bentak akan dijauhi orang lain.

Sikap Fisik : Sikap sehari-hari waktu duduk, berdiri, atau berjalan perlu diperhatikan. Sikap duduk : dipengaruhi tinggi rendahnya kursi. Kursi yang terlalu rendah menyebabkan letak lutut lebih tinggi kaki akan tergantung. Jadi sikap duduk yang baik memerlukan kursi yang sesuai dengan tinggi badan dan panjang kaki. Meletakkan tulang punggung tetap tegak tetapi tidak kaku. Tulang kedudukan diletakkan pada tempat duduk yang seenak mungkin. Lutut dirapatkan. Lengan diletakkan dipangkuan sehingga tercapai keseimbangan tubuh. Kepala tegak menghadap tujuan.

Sikap Berdiri : tegak atau dalam keadaan istirahat. Syarati-syarat yang harus diingat ialah usahakan beridiri seluas mungkin dengan telapak kaki rata pada lantai. Berat badan terletak seimbang pada kedua kaki. Busungkan dada, kempiskan perut. Lemaskan bahu, lengan disisi. Sikap Berjalan : dipengaruhi oleh kecepatan langkah dan barang yang dibawa. Sikap berjalan hendaknya lurus, badan tegak tetapi tetap lembut. Telapak kaki lurus kemuka.lantai yang dipijak kaki kanan maupun kiri merupakan satu garis. Tumit menyentuh tanah dahulu setiap kali akan mengambil langkah. Langkah tegap, tenang, berirama. Jika membawa beban, usahakan seimbang antara tangan kanan dan kiri. Jika berjalan cepat jangan mengambil langkah panjang sebab akan terlihat seperti menganguk-angguk.

Cara Berbusana dan Merias Diri
Sikap Fisik : Sikap sehari-hari waktu duduk, berdiri, atau berjalan perlu diperhatikan. Sikap duduk : dipengaruhi tinggi rendahnya kursi. Kursi yang terlalu rendah menyebabkan letak lutut lebih tinggi kaki akan tergantung. Jadi sikap duduk yang baik memerlukan kursi yang sesuai dengan tinggi badan dan panjang kaki. Meletakkan tulang punggung tetap tegak tetapi tidak kaku. Tulang kedudukan diletakkan pada tempat duduk yang seenak mungkin. Lutut dirapatkan. Lengan diletakkan dipangkuan sehingga tercapai keseimbangan tubuh. Kepala tegak menghadap tujuan.

Sikap Berdiri : tegak atau dalam keadaan istirahat. Syarati-syarat yang harus diingat ialah usahakan beridiri seluas mungkin dengan telapak kaki rata pada lantai. Berat badan terletak seimbang pada kedua kaki. Busungkan dada, kempiskan perut. Lemaskan bahu, lengan disisi. Sikap Berjalan : dipengaruhi oleh kecepatan langkah dan barang yang dibawa. Sikap berjalan hendaknya lurus, badan tegak tetapi tetap lembut. Telapak kaki lurus kemuka.lantai yang dipijak kaki kanan maupun kiri merupakan satu garis. Tumit menyentuh tanah dahulu setiap kali akan mengambil langkah. Langkah tegap, tenang, berirama. Jika membawa beban, usahakan seimbang antara tangan kanan dan kiri. Jika berjalan cepat jangan mengambil langkah panjang sebab akan terlihat seperti menganguk-angguk.


Untuk dapat mengetahui cara berbusana yang baik sebagai guru, perlu ditinjau dari beberapa segi :


1.    Dari segi jenis berbusana yang harus dikenakan busana gru termasuk pakaian kerja. Jadi menurut teori harus dipilih bahan yang kuat, banyak menghisap air, tahan cuci, tahan luntur, mudah pemeliharaannya. Model praktis tidak mengganggu pekerjaan. Warna tidak mencolok.

2.    Ditinjau dari segi tempat bekerja : tempat bekerja seorang guru adalah di sekolah-sekolah. Maka harus di utamakan prinsip “Kesederhanaan”, karena kesederhanaan adalah pangkal kebenaran. Maka dalam berbusana guru sebagaia model/contoh bagi siswanya harus menunjukkan kesederhanaan pula. Sebagai seorang guru harus berbusanan dengan model yang sederhana, tetapi cukup indah dan menarik, mudah bregerak, tangkas tetapi rapi.

3.    Ditinjau dari segi umur : guru adalah seorang pendidik. Dan jika pendidikan adalah usaha kaum dewasa membantu kaum muda mengembangkan segala segi potensinya semaksimal mungkin, maka seorang pendidik dituntut harus seorang yang sudah dewasa. Hubungannya dengan berbusana seorang pendidik atau guru harus mengenakan busana yang cocok untuk orang dewasa.

Jangan mengenakan busana model anak-anak atau remaja. Untuk dapat membedakan busana anak, remaja dan dewasa memang perlu banyak melihat model-model busana pada gambar di majalah-majalah, buku mode, etalase busana. Selanjutnya untuk dapat memantas diri, berbusana termasuk merias diri sesuai adat istiadat atau kebiasaan berdasarkan norma-norma yang baik, perlu mempelajari teori atau aturan-aturannya.

Berbusanan baik tidak berdasarkan naluri pribadi tetapi perlu mempelajari norma atau aturan-aturan yang baik secara umum. Untuk memilih busana yang pantas sebagai seorang guru memang tidak mudah. Untung dengan adanya busana seragam, seorang guru tidak perlu lagi menghadapi permasalahan dalam berbusana. Namun dalam menetapkan bentuk dan modal seragam busana tidak boleh sembarangan. Harus didasarkan pada aturan-aturan busana yang tepat. Maka bagi siapa saja yang kurang memahami tentang teori busana, jika menginginkan busana seragam seyogyanya konsultasi dengan seorang yang memang menguasai dan memahami seluk beluk perbusanaan.


Sumber : Majalah Krida. N. Fatchiyadi

Makna Logo NU Care - Lazisnu

Makna Logo NU Care - Lazisnu

Logo NU CARE-LAZISNU adalah sebagai berikut:

1. Logo NU CARE-LAZISNU berintikan logo Nahdlatul Ulama yang dirangkul oleh simbol dua tangan Muzakki dan Mustahiq berbentuk setengah lingkaran berhadap-hadapan sehingga membentuk curva oval, memberikan pengertian sinergi antara Muzakki dan Mustahiq.

2. Logo ini melambangkan misi NU CARE-LAZISNU sebagai wahana pelayanan umat dalam upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam pengumpulan dan pengelolaan dana zakat dan mendistribusikannya kepada para mustahiq sesuai dengan syariat Islam.

3. Logo NU CARE-LAZISNU yang berwarna hijau tua dan hijau muda, terdiri dari:

Logo Nahdlatul Ulama terletak di tengah-tengah.
Simbol dua tangan Muzakki dan Mustahiq berbentuk setengah lingkaran berhadap hadapan sehingga membentuk curva oval.
Curva oval berwarna hijau tua di sebelah kiri merangkul logo Nahdlatul Ulama melambangkan Muzakki.
Curva oval berwarna hijau muda di sebelah kanan merangkul logo Nahdlatul Ulama melambangkan Mustahiq.
Tulisan NU CARE-LAZISNU dengan menggunakan huruf kapital font Cambria tegak dan terpisah, tulisan “NU CARE” berwarna hijau tua, sedangkan tulisan “-LAZISNU” berwarna hijau tua.


Baca Juga : Laporan Keuangan Periode Ke-14 Bulan Juli – Desember 2020


Sumber : Pedoman Organisasi NU Care - Lazisnu Masa Khidmat 2015-2020

Minggu, 31 Januari 2021

Laporan Keuangan Periode Ke-14 Bulan Juli  –  Desember 2020

Laporan Keuangan Periode Ke-14 Bulan Juli – Desember 2020


 

Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Serta Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan keharibaan Nabi Muhammad SAW, keluarga serta sahabatnya.

Demi terciptanya profesionalitas dan transparansi penerimaan dan penyaluran dana yang tepat guna dan sesuai sasaran. Kami sampaikan Laporan Keuangan Periode ke 14 Bulan Juli – Desember 2020 M sekaligus dalam enam bulan terakhir, yang seyogyanya dilaporkan setiap tiga bulan sekali dengan Data Terlampir.

Baca Juga : Inilah Susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Banglarangan MH 2020-2022
        
Demikian laporan keuangan ini kami sampaikan, agar menjadi acuan kita bersama. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Laporan penerimaan selama tiga bulan terakhir dapat dilihat Disini.

Sabtu, 19 September 2020

Inilah Susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Banglarangan MH 2020-2022

Inilah Susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Banglarangan MH 2020-2022


Berdasarkan surat keputusan pimpinan cabang gerakan pemuda ansor kabupaten pemalang nomor : 419/PC.X-29/SK/V/2020 tentang pengesahan susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Banglarangan masa khidmat 2020-2022.  Pengajuan surat keputusan dimaknai dalam rangka memenuhi amanat Kongres XV gerakan pemuda ansor tahun 2015 yang diejewantahkan oleh pimpinan ranting dengan melaksanakan rapat anggota. Bahwa untuk kepentingan organisasi dan tertibnya administras. Pimpinan ranting harus mengajukan surat keputusan yang akan di terbitkan oleh pimpinan cabang.

Baca Juga : Laporan Keuangan Periode Ke 13 Bulan April – Juni 2020

Berdasarkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga gerakan pemuda ansor bab x pasal 11 ayat 4 pasal 12 dan pasal 13 serta peraturan organisasi tentang pembentukan dan pembekuan pengurus pasal 15 pasal 19 pasal 26, pasal 27, pasal 35 dan pasal 48. Pengajuan surat keputusan dari pimpinan ranting harus disertakan surat rekomendasi dari pimpinan anak cabang setempat. Melihat hal tersebut pimpinan ranting gerakan pemuda ansor desa cibiyuk menyadari pentingnya suatu surat keputusan organisasi demi legalitas organisasi ditingkatan ranting agar diakui secara administrasi oleh organisasi.

Berikut susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Banglarangan masa khidmat 2020-2022 yang ditandangani sahabat Mahfudin, S. Ag selaku ketua dan M. Masruri, M.Si selaku sekretaris pimpinan cabang gp ansor kabupaten pemalang tanggal 4 Mei 2020 M. Pelantikan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 5 September di Masjid Jami’ Baitussalam Desa Banglarangan yang dihadiri Sahabat Slamet Riadianto selaku Sekretaris Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan PAC GP Ansor Kecamatan Ampelgading dalam acara santunan anak yatim piatu.

Susunan Pengurus
Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor
Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang


I. Pengurus Harian
Ketua : M. Aris Suwandi
Wakil Ketua 1 : Ali Sodikin
Wakil Ketua 2 : Moh Irfan

Sekretaris : Fandi Firmansyah
Wakil Sekretaris 1 : Mulyadi
Wakil Sekretaris 2 : Darmaji

Bendahara : Rohani
Wakil Bendahara 1 : Wahadi
Wakil Bendahara 2 : Rian Khaerul

II. Dewan Penasehat
Ketua : Agus Turmudli
Sekretaris : Widiarto
Anggota
1. H. Agus Sulthon, S.PdI
2. Ust. Ali Romadhon
3. Rochim BC


Demikian susunan Pengurus Pimpinan Ranting Gp Ansor Desa Banglarangan masa khidmat 2020-2022. Surat keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan yakni 4 Mei 2020 sampai dengan tanggal 23 Maret 2022.

Rabu, 15 Juli 2020

Laporan Keuangan Periode Ke 13 Bulan April – Juni 2020

Laporan Keuangan Periode Ke 13 Bulan April – Juni 2020


Berdasarkan surat nomor : 043/NUCARE-LAZISNU/B.1/VII/2020 tanggal 01 juli 2020 NU Care – Lazisnu Banglarangan menerbitkan laporan. Laporan triwulan kedua di tahun 2020 kembali NU Care – Lazisnu Banglarangan menyampaikan laporan keuangan periode ke 13 bulan april – juni 2020. Sedikit gambaran tentang laporan keuangan selain rutinitas penerimaan infaq dan shodaqoh, untuk pengeluaran disalurkan kepada program-program tanggap bencana pandemi Covid 19.


Sasaran program adalah saudara-saudara kita yang kurang beruntung dalam hal kemampuan memenuhi kebutuhan pokoknya, jompo, janda, orang tua sakit-sakitan dan tidak produktif atau tidak berpenghasilan tetap. Dari pengurus juga sudah memberikan laporan kegiatan tersebut yang bertajuk “Ramadhan Berbagi” yang kami bagi dalam empat kategori :

1. Program Tanggap Bencana Covid 19 di Tempat Ibadah
2. Program Tanggap Bencana Covid 19 Berbagi Sembako Untuk Keluarga Harapan
3. Program Kesehatan
4. Program Ramadhan Berbagi Berkah Untuk Guru Ngaji 'HEbat" dan laporannya dapat dilihat Disini.

Kepada muzakki yang budiman yang berada di desa Banglarangan, terlebih bagi saudara yang berada diluar kabupaten yang memberikan hartanya untuk dititipkan kepada kami. Laporan penerimaan selama tiga bulan terakhir dapat dilihat Disini.