Sabtu, 25 Mei 2019

Inilah Susunan Pengurus Ranting Nadhlatul Ulama Desa Banglarangan MH 2019-2024

Inilah Susunan Pengurus Ranting Nadhlatul Ulama Desa Banglarangan MH 2019-2024


Berdasarkan surat rekomendasi pengurus majelis wakil cabang nahdlatul ulama kecamatan ampelgading kabupaten pemalang no : PMWC.04.11/09/III/2019 tanggal 1 rajab 1440 H/ 8 maret 2019 M. Susunan pengurus ranting nahdlatul ulama desa Banglarangan masa khidmat 2019-2024, telah disetujui dan disahkan oleh pengurus cabang nahldlatul ulama kabupaten pemalang dengan no : 009/PC/A.II/11.23/III/2019, tanggal 10 Rajab 1440 H/ 17 Maret 2019 M. 


Penetapan ini juga mengamanatkan kepada pengurus ranting nahdlatul ulama desa Banglarangan, untuk melaksanakan tugas-tugas kepengurusan nahdlatul ulama dengan keharusan untuk senantiasa berpedoman kepada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga nahdlatul ulama. Keputusan yang ditetapkan Rais Ky. Musthofa KS, Katib Habib Muhdhor Assegaf dan tanfidziyah NU kabupaten pemalang Ky. Muhlasin selaku ketua dan sekretaris Abu Joharudin Bahry, M. Hum, berlaku mulai tanggal 17 Maret 2019 sampai dengan 17 Maret 2024.

Berikut Susunan Pengurus Ranting NU Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang Masa Khidmat 2019 – 2024

Syuriah : Ky. Nasocha
Wakil Rais : KH. Sobri
Katib : Suharbeno
Wakil Katib : H. Hardi
A’wan : Abdurrahman
Durahman

Tanfidziyah
Ketua : Drs. Masrur
Wakil Ketua : H. Abdul Khakim

Sekretaris : H. Agus Sulthon, S. Ag
Wakil Sekretaris  : Rochim BC

Bendahara : H. Wahyomo, S.Pd
Wakil Bendahara : Agus Turmudzi

Lembaga-lembaga
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)
Ali Romadlon
Asep Maulida, S.Pd.I

Lembaga Pendidikan Ma’arif NU (LP Ma’arif NU)
M. Khalimin
H. Wahyono, S.Pd

Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU)
Riyanto
Maratun
Maisaroh

Lembaga Perekonomian NU (LPNU)
Riyan Rusmono
Marsono, S.Pt

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh NU (LAZISNU)
Giyarto, S.Pd
Eko Budi Prasetyo, S.T
Fandi Firmansyah

Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU)
H. Abdul Khakim
Suherman
Suwandi




Sumber : Surat Keputusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pemalang

Sabtu, 11 Mei 2019

Penyelenggaraan Administrasi Masjid Bagian ke 2

Penyelenggaraan Administrasi Masjid Bagian ke 2


Buku Inventarisasi, Buku inventarisasi berfungsi untuk mencatat seluruh kekayaan atau barang-barang milik organisasi, agar mudah melakukan pemeliharaan, perawatan dan pemantauan terhadap barang-barang tersebut, sebagai aset organisasi yang dihasilkan dari suatu masa bakti kepengurusan. Semakin mudahnya teknologi menjadikan file invetarisasi dapat dipindahkan ke file komputer. Pengurus yang berwenang untuk menyimpan dan melakukan invetarisasi adalah sekretaris organisasi.

No
Nama Barang
Tahun Pembuatan

Keadaan
Ket
Merk
Jumlah
1
2
3
4
5
6
7


Buku Kas, Seluruh jenis kegiatan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran dana organisasi, harus tercatat dalam buku kas, terdiri dari. Segala penerimaan dana harus dicatat dalam Buku Kas bagian kiri (debet) dan pengeluaran dana bagian kanan (kredit). Kelebihan atau kekurangan dalam penjumlahan uang disebut saldo.

Pengurus yang berwenang menyimpan dan mempergunakan Buku Kas adlaah Bendahara/wakil bendahara organisasi. Dalam pelaporan bidang keuangan organisasi, kecuali dibuat dalam bentuk neraca, juga dilengkapi dengan kwitansi atau tanda pembayaran dalam pembelian barang-barang untuk kepentingan masjid. Pengurus masjid harus dapat mengelola dan memperdayakan dana terutama dana yang pasif diupayakan aktif dan produktif. Ada beberapa hal yang harus dilakukan pengurus ketika mengelola dan memperdayakan dana masjid yaitu :

1.    Transparan, membuat buku laporan, mencata uang keluar masuk setiap bulannya dan sebaiknya setiap jum’at dilaporkan saat pelaksanaan shalat Jum’at.
2.    Pembukuannya harus siap diperiksa setiap saat.
3.    Dana yang digunakan untuk hal-hal yang dianggap penting dan efisien.
4.    Tidak melakukan pemborosan dalam menggunakan uang.
5.    Tidak melakukan mark up.
6.    Dana masjid dikeluarkan untuk kepentingan masjid tidak untuk kepentingan pribadi, kecuali hal-hal yang sudah disepakati misalnya untuk membantu pengobatan imam/khotib yang sakit.
7.    Menggunakan dana masjid untuk hal-hal yang sudah disepakati oleh musyawarah pengurus, kecuali untuk hal-hal yang dipandang mendesak dan cukup penting misalnya perbaikan atap/genteng yang bocor yang harus disegerakan terutama pada saat musim hujan, dll.
8.    Memproduksikan dana masjid yang di miliki pada hal-hal yang diyakini menguntungkan dan tidak membiarkan vakum.
9.    Pembukuan diaudit baik oleh akuntan yang dipercaya atau lebih pengurus yang dipercaya sesuai dengan keputusan musyawarah pengurus.
10.    Hasil audit tahunan diumumkan pada jama’ah di samping hasil setiap pekan dan bulanan.

Adapun laporan keuangan masjid dapat berupa :
1.    Daftar harta, utang dan modal yang disebut laporan keuangan neraca, ini menggambarkan posisi keuangan masjid dalam satu periode tertentu.
2.    Laporan sumber dan penggunaan dana atau laporan suplus. Laporan dari mana sumber dana diperoleh dibuat jelas dari mana sumber dana itu dan juga berpartisipasi dalam berzakat, infak dan sedekah untuk masjid.

Baca Juga : Pidato Wisuda Pada Akhirussanah


Sumber : Buku Saku Muharrik Masjid LTMNU dan PP Lakpesdam NU 2013
http://www.lazisnubanglarangan.or.id/2017/04/pedoman-penyelenggaraan-tertib.html
Penyelenggaraan Administrasi Masjid

Penyelenggaraan Administrasi Masjid


Surat yang dimaksud surat adalah sarana komunikasi timbal balik yang mengandung pesan-pesan resmi organisasi yang tertulis diatas kertas yang khusus diperlukan untuk kepentingan tersebut. Ketentuan surat-surat yang berlaku dan dapat dijadikan sarana komunikasi itu harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a.  Sebelum proses pengetikan surat, sedapat mungkin membuat draf atau konsep untuk surat terlebih dahulu guna menghindari kesalahan atau kekeliruan dalam pengetikan.
b.  Mempermudah pemantauan dan pengecekan surat, maka seluruh jenis surat harus dibuatkan file khusus di komputer sebagai arsip.
c.  Dalam membuat surat resmi organisasi yang harus diperhatikan adalah kode atau sandi yang terkandung dalam nomor surat. Pembatasan pada setiap item kode atau sandi ditandai dengan garis miring dan titik.
d.   Setiap penomoran surat mengandung 3 (Tiga) yaitu :
-    Nomor Surat
-    Kode singkatan Pengurus Masjid
-    Periode kepengurusan

Surat Pengurus Masjid Jami’ Baitussalam
Nomor     =    001/PMJB.V/I/2019
001    =    Nomor urut surat keluar sejak awal periode kepengurusan
PMJB    =    Pengurus Masjid Jami’ Baitussalam
V    =    Periode Kepengurusan (periode pengurus saat ini 2019-2024)
I    =    Bulan ditetapkannya surat
2019    =    Tahun Pembuatan Surat

- Seluruh jenis surat keluar yang dikirim melewati hirarki organisasi secara vertikal, wajib memberikan tembusan.
-  Untuk surat kepanitiaan sedapat mungkin berpedoman pada tata cara penomoran dibahas tersendiri.
-  Penandatanganan seluruh jenis surat harus menggunakan tinta warna hitam
-  Perlu nomor surat kepanitiaan

Stempel
Bentuk Stempel pengurus masjid berbentuk oval
Ukuran Stempel
-    Pembubuhan stempel masjid pada surat resmi diusahakan sedapat mungkin agar tertera ditengah-tengah antara dua tandatangan pengurus dan tidak menutupi nama pengurus yang bertandatangan.
-    Pengurus yang berwewenang stempel adalah Ketua dan Sekretaris masjid
-    Pembuatan stempel kepanitian harus mencantumkan Masjid Jami’ Baitussalam Desa Banglarangan, dengan ukuran yang serasi dan seimbang
Contoh Stempel :
Buku Agenda
a.    Buku agenda berfungsi untuk mendokumentasikan seluruh jenis surat, baik surat keluar maupun surat masuk, agar buku tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, maka perlu dipelihara dan disimpan secara baik setelah dipergunakan.
b.    Buku agenda harus senantiasa ditempatkan diatas meja kerja, terutama kita sedang membuat surat atau ketika menerima surat dari instansi lain.
c.    Bisa juga dibuatkan file dokumen dalam komputer
d.    Kolom-kolom yang terdapat dalam buku agenda surat, jumlah kolom berjumlah 7 (tujuh) kolom atau menyesuaikan.
Contoh :
Agenda Surat Masuk

No
No. Surat
Tujuan Surat
Tanggal Surat
Hal
Ket
Buat
Datang
1
2
3
4
5
6
7


Agenda Surat Keluar

No
No. Surat
Tujuan Surat
Tanggal Surat
Hal
Ket
Buat
Kirim
1
2
3
4
5
6
7

Sumber : Sumber : Buku Saku Muharrik Masjid LTMNU dan PP Lakpesdam NU 2013
http://www.lazisnubanglarangan.or.id/2017/04/pedoman-penyelenggaraan-tertib.html

Kamis, 09 Mei 2019

Pidato Wisuda Pada Akhirussanah

Pidato Wisuda Pada Akhirussanah


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdlillahirabbil alamin. Wabihinasta inu umuriddun’yawaddin. Washalatu washalam ala asrafil anbiyaiwamursalin. Wa’ala alihi washahbihi ajmain. Amma ba’du.
Yang terhormat Ustadz-ustadzah TPQ Baitul Muttaqin,,
Yang terhormat Bapak/Ibu Wali santri TPQ Baitul Muttaqin,,
Dan yang kami hormati para tamu undangan serta teman-temanku yang berbahagia,,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga kita bisa berkumpul disini guna melaksanakan acara khotmil Qur’an dan wisuda TPQ Baitul Muttaqin tanpa kekurangan suatu apapun.

Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW karena beliaulah yang telah membawa kita dari jalan yang dimurkai Allah, semoga kita selalu mengikuti ajarannya hingga akhir zaman.

Para hadirin wal hadirat yang berbahagia, dalam kesempatan yang baik ini, saya mewakili  teman-teman, mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada ustadz/ustadzah yang telah membimbing dan menuntun kami selama belajar di majelis yang mulia ini. Dan terima kasih pula kepada kedua orang tua kami yang telah memberi semangat dan do’a kepada kami dalam menuntut ilmu.

Malam ini adalah malam dimana kami akan berpisah dengan ustadz-ustadzah, adik-adik, dan teman-teman di TPQ Baitul Muttaqin, jasa-jasa dari ustadz/ustadzah tidak akan kami lupakan. Keakraban dalam membimbing serta nasehat yang telah ustadz/ustadzah berikan akan selalu kami terapkan dalam keseharian kami.

Saya dan teman-teman menyadari bahwa selama belajar di TPQ ini kami banyak melakukan hal-hal yang kurang berkenan, baik sengaja maupun tidak disengaja kepada ustadz/ustadzah sekalian. Dan kami sadar bahwa kesuksesan tidak akan kami raih baik di dunia maupun di akherat, ketika masih banyak noda-noda yang menghalangi disebabkan kesalahan-kesalahan kami kepada kalian. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Untuk adik-adik yang masih belajar di TPQ, kami ucapkan semangat belajar, patuhi nasehat ustadz/ustadzah insyallah kalian bisa sukses. Dan bisa segera menyusul kami dalam menyelesaikan pelajaran di TPQ Baitul Muttaqin ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan, apabila ada perkataan atau ucapan yang kurang berkenan, kami mohon maaf.

Wallahul Muafiq ila aqwamith thariq
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca Juga : Niat Zakat Fitrah


Sumber : Pidato Wisuda/wisudawati TPQ Baitul Muttaqin Tahun 2017
Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat Fitrah



*NIAT ZAKAT*

*Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍَﻥْ ﺍُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْﺴِﻰْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Niat Zakat Fitrah untuk Istri*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻨِّﻰْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُﻨِﻰْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan*
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ..…) ) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

*Bacaan Do'a Ketika Menerima Zakat*
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

* NU CARE – LAZISNU BANGLARANGAN *
LEMBAGA AMIL ZAKAT FITRAH, INFAK DAN SHODAQOH NAHDLATUL ULAMA