Pembentukan Lazinu Desa Banglarangan

Kamis, 27 April 20170 komentar

Sebagai ormas terbesar di Indonesia khususnya di Desa Banglarangan Kecaamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, warga Nahdhiyin Desa Banglarangan saat ini tengah bangkit untuk membangun LAZISNU Desa Banglarangan. Sesuai dengan visi dan misi NU tentang pengembangan zakat sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan dunia pendidikan.

Zakat di pandang sangat penting karena merupakan bagian dari misi Islam dan kemanusiaan. Masalah yang sangat mendasar adalah risalah kesejahteraan bagian yang tidak terpisahkan dari Risalah Islam. Zakat menjadi pilihan yang harus dilakukan jika melihat permasalah dikalangan Nahdhiyin, maka mau tidak mau, suka tidak suka, sukarela atau dipaksa. Fuqara dan Masakin yang menjadi basis masa organisasi terbesar NU, maka pembentukan lembaga zakat yang terpercaya dirasa mampu menjawab tantangan berbagai persoalan yang ada.

Menilik kebelakang, NU Desa Banglarangan memiliki jamaah yang banyak. Namun dewasa ini makin banyak berdatangan paham-paham yang secara tidak langsung menggerus nilai-nilai Aswaja. Maka dari itu pembentukan Lembaga zakat dirasa tepat untuk lebih mendekatkan warga dengan para pimpinan organisasi Nahdlatul Ulama. Perlunya pendekatan dan sosialisasi yang intens kepada masyarakat dalam usaha memberikan kesadaran dalam diri masyarakat untuk menunaikan zakat, infaq dan shodaqoh, karena kemampuan ekonomi masyarakat NU di Desa Banglarangan sudah baik.

Pembentukan Lazisnu yang pertama di Desa Banglarangan diharapkan dalam program-program dapat menyentuh masyarakat yang belum atau kurang mampu. Dorongan dari para sepuh untuk memulai membeikan contoh menunaikan zakat, infaq dan shodaqoh melalui Lazisnu Desa Banglarangan sebagai langkah Ibda’ binafsik (memulai dari diri sendiri) dan kemudian mengajak saudara atau keluarga besarnya. Sementara pendekatan lain bisa dilakukan melalui jejaring yang dimilikinya.

Ada banyak cara untuk mendekatkan Lazisnu Desa Banglarangan kepada para muzaakki, antara lain mendesain network dengan memanfaatan teknologi informasi, membuat logo baru, menyebarkan pamflet, dan menawarkan kerjasama penyelenggaraan even-even tertentu kepada korporasi besar. Network yang terintegrasi akan lebih memudahkan kita untuk memantau perkembangan penghimpunan dan penyaluran ZIS. Untuk lebih memudahkan umat dalam mengenali LAZISNU Desa Banglarangan bisa dilakukan dengan menciptkan logo baru agar menarik lebih banyak umat.

Pada tanggal 04 Maret 2017 PRNU Desa Banglarangan melakukan Rapat Pleno guna pembentukan LAZISNU Desa Banglarangan yang bertempat di rumah Bpk. Agus sulton. Secara bulat Rapat Pleno memutuskan Sahabat Giarto untuk menjadi Nahkoda LAZISNU Desa Banglarangan masa bakti 2017-2022. Persoalan pendidikan menjadi dasar pembentukan LAZISNU Desa Banglarangan dimana ada LP Maarif MINU Desa Banglarangan, Madrasah Tarbiyatul Islamiyah, PAUD Ranu, TPQ Baitul Muttaqin, TPQ Nurus Salam.

Rapat Pleno yang dihadiri oleh :
1.    K. H. Sobri Syuriah NU Banglarang
2.    Ky. Masrur Tanfiziyah NU Banglarangan
3.    Bpk. Khalimin, S.Pd
4.    Bpk. Agus Sulton, S.Pd.I
5.    Giarto
6.    Eko Budi Prasetyo
7.    Fandi Firmansyah
8.    Ust. Ali Romadhon
9.    Ust. Asep Maulida
10.  M. Ja’far
11.  Rochim

Diharapkan LAZISNU Desa Banglarangan dapat membangun sistem akuntasi yang bagus dengan prinsip keterbukaan. Laporan keuangan yang transparan menjadi hal yang mendasar LAZISNU bisa dipercaya masyarakat. Terbuka disini adalah terbuka selebar-lebarnya, yaitu bisa dilihat siapapun, kapanpun, dan di manapun. Laporan keuangan tersaji di situs internet dan berjalan real time. Sehingga, siapapun yang berkepentingan bisa langsung membuka melalui jaringan internet untuk mengetahui kondisi keuangan LAZISNU.

Pengurus LAZISNU diharapkan untuk serius bergiat diri sebagai jalan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. “Mari kita serius bekerja untuk umat melalui LAZISNU. Jadikan ini profesi pilihan dalam karir pengabdian Anad kepada Allah karena zakat itu rukun Islam perintahnya datang langsng dari Allah SWT. Adapun program kerja bisa dimulai dari :

1.    Pemberdayaan Ekonomi Umat
       -  Bantuan Modal Usaha Home Industri.
       -  Bantuan Modal Usaha Petani, Peternak dan Nelayan.
       -  Membangun jaringan usaha pasca panen dan pasca produksi.
       -  Bantuan Modal Usaha Pedagang kaki Lima.
       -  Penguatan manajemen ekonomi pengusaha kecil.

2.    Peningkatan Kualitas Pendidikan Kaum Mustadzafin
       -  Santuna untuk para guru Madrasah Diniyah
       -  Bantuan peningkatan fisik pendidikan dan tempat ibadah
       -  Pemberian beasiswa untuk siswa tingkat MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA, dan Perguruan Tinggi
       -  Beasiswa bagi santri dan siswa Madrasah Diniyah

3.    Jaminan Kesehatan
       -  Kartu kesehatan bagi kaum mustadafin
       -  Khitanan massal
       -  Bantuan layanan kesehatan bagi para kyai-kyai/ustad mustadafin
4.    Bantuan Sosial Kemanusiaan
       -  Bantuan korban bencanBantuan kaum manula
       -  Bantuan logisstik kaum mustadzafin
       -  Bantuan kaum cacat
       -  Bantuan kaum janda

Semoga LAZISNU Desa Banglarangan dapat berkembang dan dekat dengan masyarakat, sehingga dapat tercipta suatu kondisi “LAZISNU Desa Banglarangan : dari masyarakat mampu Desa Banglarangan untuk kesejahteraan masyarakat kurang/tidak mampu Desa Banglarangan”. Amiin ya robbal ‘alamin.


Sumber : http://lazisnuklahang.blogspot.co.id/2016_04_archive.html?m=1
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2017 | NU CARE - LAZISNU BANGLARANGAN | Zakat Untuk Kemandirian Umat