Senin, 29 Mei 2017

Enam Amalan Utama yang Dapat kita Maksimalkan Selama Bulan Ramadhan

Berbagai amalan yang kita lakukan dapat menjadi pendorong untuk medapatkan pahala yang berlipat-lipat. Oleh karena itu kita sebagai umat Islam harus mengamalkan amalan-amalan utama yang bisa kita lakukan selama bulan Ramadahan. Apa saja amalan itu, mari kita simak bersama-sama :
Pahala ibadah dibulan suci Ramadhan berlipat ganda. Diantaranya yaitu :

1.    Membaca Al-Quran
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, sebagimana hadis dengan kualitas “Hadis Hasan dan Sahih” yang diriwayatkan Ibnu Masud : "Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan Alif lam mim itu satu huruf ; tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. (HR Aat-Tirmidzi)."

Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan. Maka tak heran jika Rasulullah lebih sering dan lebih banyak membaca Al-Quran pada Ramadhan dibanding bulan lain.

2.    Memperbanyak Sedekah
Islam adalah agama yang mengajak dan menganjurkan orang untuk suka memberi, berbuat kebaikan, dan mengamalkan kebajikan.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqaroh, “Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya dijalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siap yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui (QS 2:261).”

Sebuah hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya  sedekah itu memadamkan kemurkaan Allah dan menolak kejelekan (HR At-Tirmidzi).”

Dalam hadis lain disebutkan, “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan (pemurah) dan kedermawanannya itu sangat menonjol pada bulan Ramadhan. Ketika malaikat Jibril menerimanya di setiap malam Ramadhan, maka ia mengajaknya untuk men-tadabburi Al-Quran. Sungguh Rasulullah ketika ditemui malaikat Jibril lebih dermawan daripada angin yang berhembus. (HR Bukhari dan Muslim).”

3.    Memberi Buka Kepada orang yang Berpuasa
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang memberi makan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa, sebagaimana orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikit pun pahala dari orang yang berpuasa (HR Ahmad dan An-Nasa’i).”

4.    Malaksanakan Qiyamul Lail
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menjalankan qiyamu Ramadhan karena beriman dan  mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya (yang kecil) yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari).

5.    Melaksanakan Ibadah Umrah
Rasulullah SAW bersabda, “Umrah pada Ramadhan sama dengan Haji. Atau dikatakan, “Haji bersamaku”. (HR Bukhari dan Muslim).

6.    Mencari Lailatul Qadr
Malam Lailatul Qadr adalah malam ganjil pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Bilangan malam tersebut adalah saat-saat dimana kita menunggu kedatangan Lailatul Qadr. maka gapailah salah satu malam di Ramadhan yang lebih baik dari malam seribu bulan.

“Barangsiapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr dalam keadaan iman dan mengharap balasan dari Allah SWt, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Al Bukhari no. 1768, An Nasa’i no. 2164, Ahmad no. 8222)

Rasulullah tidak mengatakan : “Dalam keadaan mengetahui Lailatul Qadr”. jika hal itu merupakan syarat untuk mendapatkan pahala tersebut, niscaya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan pada umatnya. Adapun pendalilan mereka dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

 “Barangsiapa yang menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr dan menepatinya.”
Semoga anugerah Lailatul Qadr ini dapat kita raih bersama, sehingga mendapatkan keutamaan pahala yang setara (bahkan) melebihi amalan 1000 bulan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Sumber : Artikel Mading Masjid Baitussalam

SHARE THIS

Admin :

Website resmi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama yang dikelola oleh Pengurus NU Care - Lazisnu Desa Banglarangan Kec. Ampelgading Kab. Pemalang. Email : lazisnubanglarangan@gmail.com

0 Comments: