Senin, 29 Mei 2017

Ibadah Di Bulan Ramadhan

Dalam menjalani puasa kurang lebih satu bulan setiap hari sampai tibanya Hari Raya Idul Fitri. Dalam menyambut datangnya bulan suci umat Muslim di daerah misalnya banyak melakukan kegiatan berupa nyekar atau ziarah kubur saudara dengan membersihkan makam dan dilanjutakan dengan membaca tahlil dan Surat Yasin biasanya dilaksanakan sehari menjelang bulan Ramadhan.

Biasanya ada yang sudah mempersiapkan diri dengan berpuasa terlebih dahulu dengan tujuan agar fisik tidak keget atau bisa diartikan melunasi hutang puasa tahun lalu. Ramadhan dalam kalender hijriah yang jatuh pada bulan kesembilan umat Islam Khususnya melaksanakan puasa, sholat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam laylatul Qadar, banyak membaca Alquran. Kekhususan bulan Ramadhan bagi Umat Islam bisa dilihat dari Surat Al-Baqarah ayat 185 yang artinya :

"Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu…”

Puasa
Dalam bahasa Arab adalah “Shiyan atau Shaum”, keduanya merupakan bentuk masdar, yang bermakna menahan. Sedangkan secara Istilah fiqih berarti menahan diri sepanjang hari dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat tertentu, menahan segala sesuatu yang dapat mengakibatkan batalnya puasa bagi umat Islam yang berakal, sehat, serta suci dan haid dan nifas bagi seorang wanita muslimah. Puasa Ramadhan wajib hukumnya bagi semua umat Islam yang memenuhi syarat dalam melakukannya. Kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan berdasarkan nash al-Quran yang sifatnya qot’I dalam kajian ilmu faqih dalam Surat Al-Baqarah ayat 183.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagimu ibadah puasa, sebagaimana diwajibkan bagi orang –orang sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa..”
Meskipun pada awal penentuan puasa sering berbeda satu hari dengan organisasi keagamaan, warga Nahdiyin mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama. tetapi tidak menjadikan perbedaan yang berarti.

Baca Juga : Agar Terhindar dari Ghibah

Salat Tarawih
Bulan Ramadhan disamping  menjadi latihan menahan dahaga dan lapar juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Alquran dan biasanya sering dilakakukan setalah sholat tarawih dengan dibantu jamaah lain sebagai pemyimak, dalam tadarus Alquran ada satu hal yang masih dilakukan oleh warga sekitar yakni memberikan makanan dan minuman dalam istilah lain Jaburan yang digilir dari satu keluarga ke keluarga lainnya. Dalam rangkaian Ibadah pada bulan Ramadhan selain yang utama berpuasa dan Sholat Tarawih.

Lailatul Qadar
ada satu malam yang sangat dinantikan yakni Lailatul Qadar malam yang khusus terjadi dibulan Ramadhan. Malam ini dikatakan dalam Alquran pada surat al-Qadr, lebih baik daripada seribu bulan. Saat pasti pada malam hari berlangsungnya tidak diketahui akan tetapi dalam beberapa riwayat, mala mini jatuh pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan, tepatnya pada salah satu malam ganjil Antara malam ke-21, 23, 25, 27 atau malam yang ke-29. Sebagian muslim biasanya berusaha tidak melewatkan mala mini dengan menjaga diri tetap terjaga pada malam-malam terakhir Ramadhan disertai ibadah sepanjang malam.

Umrah
Ibadah umrah jika dilakukan pada bulan Ramadhan ini banyak nilai dan pahala yang lebih bila dibandingkan dengan bulan yang lain. Dalam Hadits dikatakan “ Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan Haji atau Haji Bersamaku”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Zakat Fitrah
Zakat Fitrah adalah zakat  yang harus dikeluarkan khusus pada bulan Ramadhan atau paling lambat sebelum selesainya salat Idul Fitri. Setiap insan muslim yang berkemampuan wajib membayar zakat jenis ini. Besarnya zakat fitrah yang harus dikeluarkan setiap orang adalah satu sha’ makanan pokok di wilayah tersebut. Ukuran satu sha untuk sekarang setara 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras. Penerima zakat ditetapkan dalam 8 golongan (fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil) namun dalam pemikiran ulama untuk zakat fitrah mesti didahulukan kepada dua golongan awal yakni fakir dan miskin.
Takbir sebagai Akhir Penutup Bulan Ramadhan

Akhir dari Ramadhan dirayakan dengan sukacita oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia. Pada malam hari (malam 1 syawal), yang biasa di istilahkan malam kemenangan, mereka akan mengumandangkan takbir bersama-sama. Di Indonesia khusunya acara malam takbiran menjadi hal yang berbeda dikarnakan ada sekumpulan anak-anak kecil yang silaturahmi kerumah-rumah untuk saling bermaaf-maafan disamping takbir keliling dengan arak-arakkan keliling kampung.

Besok paginya 1 Syawal  yang dirayakan sebagai hari raya Idul Fitri, baik laki-laki atau perempuan muslim akan memenuhi Masjid-masjid maupun tanah lapang  tempat diselenggarakannya Salat Ied. Salat yang dilakukan dua rakaat kemudian di akhiri dengan khutbah mengenai Idul Fitri. Perayaan selanjutnya diteruskan di Mushola masing-masing dengan membawa berbagai makanan seperti ketupat atau lontong yang menghiasi indahnya Hari Raya dimana semua orang berkumpul kembali dalam suasana yang meriah dan saling bermaaf-maafan.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1438 H.


Sumber : http://www.nu.or.id/

SHARE THIS

Admin :

Website resmi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama yang dikelola oleh Pengurus NU Care - Lazisnu Desa Banglarangan Kec. Ampelgading Kab. Pemalang. Email : lazisnubanglarangan@gmail.com

0 Comments: