Sabtu, 09 September 2017

Doa Baqiyah Salihah


Alkisah, pada zaman sahabat dahulu ada seorang ibu sedang meratapi anaknya yang meninggal dunia. Suatu ketika, ibu tersebut bermimpi – bahkan ada yang mengatakan dalam keadaan terjaga – melihat anaknya disiksa dalam neraka. Tentu saja, si ibu menangis meraung-raung merasa kasihan melihat anaknya yang diksa itu.

Pada hari-hari berikutnya, dalam keadaan yang sama, sang ibu melihat kembali anaknya sudah senyum-senyum gembira berada dalam surga. Dalam hati si ibu timbul bermacam-macam pertanyaan. Mengapa ini bisa terjadi. “Beberapa waktu yang lalu anakku berada di neraka sekarang ada di surga,” kata sang ibu. Untuk mendapatkan jawaban pasti, ibu menanya langsung pada si anak.
“Wahai anakku, apa yang terjadi pada dirimu. Bahwa beberapa waktu lalu ibu melihat engkau berada dalam neraka dan kini sudah berada dalam surga.”

Jawab si anak :
“Betul bu, saya kemarin memang disiksa oleh Allah dalam neraka karena banyak dosa yang aku perbuat, dan kini anakmu telah dimasukkan oleh Allah dalam surga jannatun na’im, karena kemarin ada seseorang yang datang di kuburku lalu membacakan doa : Subhanallah wal hamdulillah wala ilaha illaallah wallahu akbar, berulang kali hingga sampai ratusan kali.”

Cerita di atas, disampaikan oleh KH Sansuri Badawi pada acara Khoul KH Mahrus Ali yang ke-10 di Pondok Pesantren Lirboyo. Oleh karena itu, apabila ada saudara kita yang meninggal selain kita bacakan kalimah tayibah, tahlil, surat yasin, salawat dan sebagainya perlu juga ditambah doa Baqiyah Salihah yang berbunyi : Subhanallah wal hamdulillah wala ilaha illaallah wallahu akbar, sebanyak-banyaknya, insya-Allah si mayat akan mendapat ampunan dan terbebaskan dari siksa neraka.

 
Sumber : Majalah Aula. Edisi 75. Pebruari 1995

SHARE THIS

Admin :

Website resmi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama yang dikelola oleh Pengurus NU Care - Lazisnu Desa Banglarangan Kec. Ampelgading Kab. Pemalang. Email : lazisnubanglarangan@gmail.com

0 Comments: