Senin, 22 April 2019

Tradisi Menyambut Ramadhan di Penjuru Dunia

SHARE

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan bagi seluruh umat Islma dimanapun mereka berada. Tak heran, bulan suci Ramadhan selalu menjadi bulan yang spesial dan dinanti oleh setiap umat muslim di penjuru dunia. Bahkan di beberapa negara memiliki tradisi untuk menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Berikut ini tradisi menyambut Ramadhan di beberapa negara :

India
Masyarakat muslim di India memiliki tradisi yang unit untuk menyambut bulan suci Ramadhan, khusunya bagi para pria. Mereka akan menghiasi mata mereka menggunakan celak atau di India lebih dikenal dengan sebutan Kohl.


Bangladesh
Bangladesh adalah salah satu negara yang penduduknya mayoritas muslim. Untuk menyambut Ramadhan, warga Bangladesh memiliki kebiasaan berbeda dari negara lainnya. Mereka justru memanfaatkan bulan Ramadhan untuk membaca buku-buku agama. Tak heran ketika Ramadhan tiba, warga Bangladesh justru rutin mengadakan pameran buku-buku.

Liberia
Untuk menyambut Ramadhan, biasanya warga muslim di Liberia akan memainkan alat-alat musik tradisional yang terbuat dari kayu selama beberapa jam. Uninya, ketika waktu sahur tiba ada seorang petugas yang bertugas membangunkan sahur bagi setiap warga muslim di LiIberia.

Jepang
Meskipun di Jepang umat muslim terhitung dengan jari, ini tak menyurutkan semangatnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya umat muslim di Jepang mengadakan acara selama bulan suci Ramadhan di Japan Islamic Centre. Seperti mengadakan majelis taklim, shalat tarawih berjamaah, pameran buku-buku Islam, dan lainnya.

Mesir
Seluruh penduduk di Mesir memang bukan hanya umat muslim, namun hampir mayoritas penduduknya adalah muslim. Tentu ketika bulan suci Ramadhan tiba, mereka menyambutnya dengan tradisi Maldah Rahman. Yakni dengan membagi-bagikan makanan gratis untuk orang-orang yang berbuka puasa, termasuk takjil.

China
Umat muslim di China memang sangat sedikit sekali. Namun bukan berarti mereka tak memiliki tradisi dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Mereka memiliki tradisi yang dinamakan Muqam. Muqam adalah sebuah tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan berupa tari-tarian dan nyayian. Biasanya ini dilakukan oleh umat muslim Kashgar di China.

Austria
Masyarakat muslim di Austria biasanya mengadakan kampanye, menjelang bulan suci Ramahdan tiba. Kampanye ini bertujuan untuk mengumpulkan paket lebaran bagi keluarga-keluarga miskin dan hadiah untuk anak-anak yatim piatu di Palestina. Kampanye yang rutin diadakan setiap tahunnya ini diberi nama Feeding Fasting Palestinas.

Swedia
Walaupun umat muslim di Swedia sangat minoritas, namun mereka semangat untuk menyambut bulan Ramadhan. Yakni dengan cara mengunjungi setiap rumah dengan memberikan selamat satu sama lain. Tak lupa mereka juga melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid-masjid.

Mauritania
Mauritania adalah negara Islam yang terletak di sebelah barat Laut Afrika. Negara ini memiliki tradisi yang uni dalam menyambut Ramadhan. Salah satunya yang biasa dilakukan adalah meminum minuman khas dari negara ini, yaitu teh hijau sambil berkunjung ke setiap rumah. Tujuannya adalah untuk menghidupkan ukhuwah Islamiyah bagi setiap umat muslim di Mauritania.

Albania
Albania adalah yang terletak di tenggara benua Eropa. Masyarakat muslimnya memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Biasanya mereka menggelar sebuah pertunjukan kesenian tradisional yang dinamakan Lodra. Lodra adalah pertunjukan perkusi yang berukuran cukup besar. Bentuknya hampir mirip dengan bedug, namun ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan bedug.


Sumber : Majalah Yatim Mandiri/Edisi Mei 2017
SHARE

Admin :

Website Resmi Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama yang dikelola oleh Pengurus NU Care - Lazisnu Banglarangan Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang. Email : lazisnubanglarangan@gmail.com

1 komentar: